EVEKTIVITAS PENGUNAAN MODEL LATIHAN OLAHRAGA PERNAPASAN MONACORS UNTUK PEMELIHARAAN KESEHATAN FUNGSI PARU BAGI MAHASISWA DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19

Yohanes Bayo Ola Tapo, Robertus Lili Bile

Sari


Tren pandemi covid-19 yang berdampak pada kebijakan new normal mengharuskan berbagai pola protokol kesehatan diantaranya menjaga jarak aman minimal 2 meter dan tidak berkerumunan, hal ini kemudian berdampak pada pembatasan berbagai aktivitas mahasiswa dalam dunia pendidikan yang menyebabkan mahasiswa tidak dapat melaksanakan rutinitas olahraga seperti biasa guna menjaga derajat kesehatan dan kebugaran tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan model latihan olahraga pernapasan monacors untuk pemeliharaan kesehatan fungsi paru mahasiswa selama pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada Mahasiswa Prodi PJKR STKIP Citra Bakti Ngada dengan melibatkan mahasiswa sebanyak 16 orang sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen time series dengan rancangan one group pretest-posttest. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan pengukuran arus puncak ekspirasi (APE) sebagai indikator kesehatan fungsi paru. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik nonparametrik uji beda wilcoxon signed ranks test, dengan hasil uji nilai Sig. (2-tailed) APE = (0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model latihan olahraga pernapasan monacors untuk pemeliharaan kesehatan fungsi paru ditinjau dari perubahan rata-rata nilai arus puncak ekspirasi ke arah kategori normal. Denga demikian dapat disimpulkan bahwa model latihan olahraga pernapasan monacors efektif digunakan untuk pemeliharaan kesehatan fungsi paru bagi mahasiswa selama pandemi covid-19.

Kata kunci: Efektivitas Model Monacors, Olahraga Pernapasan, Kesehatan Fungsi Paru.


Teks Lengkap:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.38048/imedtech.v4i2.226


JURNAL IMEDTECH | eISSN 2580-6033 |

 


Di indeks oleh:




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.